Yogyakarta
Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Sumatera Utara mengikuti Rapat Kerja Pusat XXI di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Rabu (4/10).
Rakerpus XXI dengan tema “Peningkatan Profesionalitas Pustakawan Dalam Penguatan Wawasan” dibuka Kepala Perpusnas Syarif Bando dan dihadiri Ketua Umum IPI Pusat, Drs Dedi Junaedi, MSi.
Pengurus IPI Sumut yang hadir Ketua, Achmad Deni, Sekretaris Muhammad Arifin, Ishak, Rizal dan Agung Bimantoro.
Sementara sejumlah PD IPI Sumut yabg hadir dari Aceh, Sumbar, Bengkulu, Banten, Papua, Jawa Barat dan PD IPI provinsi lain.
Ketua IPI Sumut, Achmad Deni mengatakan IPI Sumut siap untuk menjadi tuan rumah Raker IPI, dan IPI Sumut telah banyak melakukan kegiatan di antaranya menggandeng Dewan Perpustakaan Sumut, Dewan Pakar, dan Forum Masyarakat Literasi Sumut.
IPI Sumut sejak diterpilih 24 Mei 2016. IPI Sumut telah melantik 7 pengurus daerah kabupaten/kota.
IPI Sumut juga telah menjalin MoU dan MoA dengan perguruan tinggi seperti USU dan UPMI.
Achmad Deni, mengatakan saat ini IPI Sumut juga mengadakan menerbitkan jurnal ilmiah IPI dan melaksanakan sertifikasi pustakawan di unit-unit swasta.
Sejumlah pengurus IPI provinsi menyampaikan program kerja bahkan sejumlah PD IPI Provinsi lain menyatakan menjadi tuan rumah Rakerpus.
Pengurus IPI Jawa Tengah mengatakan ke depan, pusat bisa memantau musda di daerah.
“Kami kadang-kadang dikatakan ada atau tiada. Hal ini seharusnya tidak terjadi. Ke depan, pengurus bisa menfasilitasi lebih baik,” katanya.
Dia mengatakan, pembayaran iuran sangat seret, dan IPI bukan tempat menuntut.Tapi tempat mengabdi.
IPI Bali menyampaikan, pengurus IPI Bali juga membantu pengelolaan buku. Mengajak para pengurus untuk studi banding ke Jakarta, Bandung, Jawa Timur.
Terkait dengan kejadian Erupsi Gunung Agung Bali, IPI Bali mendorong agar mobil keliling ke tempat pengungsian.